Langsung ke konten utama

Zona "Cinta", katanya....


Ini kisah seorang sahabat, sahabat yang selalu berjuang atas nama cinta (katanya). Cinta, suatu kata yang tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata namun dapat dirasakan keberadaannya, itu kata orang-orang yang sedang terjebak dalam suatu zona yang disebut cinta oleh orang-orang kebanyakan. Sahabatku menyebut perasaan yang sedang dia alami adalah jatuh cinta, padahal lebih tetapnya itu adalah deg-degan karena grogi berhadapan dengan sesosok pria tampan, sehingga sulit untuk berkata-kata. ya, terserah dia ingin mengatasnamakn apa perasaan itu, tapi yang pasti tiap hari hampir tidak pernah lepas dari topik pembicaraan mengenai sosok tersebut.
Sahabatku ini dengan sigap mendeskripsikan sosok itu mulai dari fisik dari bawah ke atas, hobinya, apa yang dia suka dan apa yang tidak dia suka,semua ativitas kesehariannya, semua dengan lengkap diberitahukan tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Apakah hingga mencapai sebegitunya orang yang masuk dalam zona cinta akan mencari tahu semua tentang pasangannya ? . Kalau memang iya, aku akui itu memang luar biasa, berubah menjadi seorang mata-mata dan detektif untuk secara diam-diam mencari tahu.
Bercerita keseruan yang terjadi di setiap kesempatan saat sahabatku itu berpapasan atau sekedar melihat dari kejauhan sosok laki-laki tampan itu. Itu menjadi lanjutan perubahan yang terjadi setelah memasuki zona cinta. Dan apakah yang selanjutnya terjadi saat kau sudah berada di zona itu lalu matamu tiba-tiba menjadi buta? Buta melihat suatu keindahan yang sesungguhnya, buta untuk melihat secara nalar, dan semua orang yang memasuki zona itu akan menjadi orang yang terhipnotis hingga terkadang menjadi sosok yang bukan diri dia sendiri. Menakutkankah? Mau coba? . Inilah satu-satunya zona yang mengerikan tapi semua orang senang untuk masuk didalamnya. Try it.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganti : bukit, pasir putih, karang, tebing, perpaduan yang sempurna

di atas bukit pantai, sesi 1 foto2. semangat buat terbang lagi-lagi eksis pengen terbang tapi keberatan beban, hahaha trio apa ini? yang jelas cakep :D Girlband terbaru tebingnya oke banget lagi-lagi mencoba terbang gaya sok unyu, emang kita unyu sie :p ada penampakan di belakang trio dugong niee #katanya eksis teruss

Kesampean Juga ke Bukit Prau....

Ngga inget tepatnya kapan, ini cerita udah lama banget, tapi kayanya ini jadi salah satu jalan-jalan yang random banget, ngga ada rencana, tiba-tiba berangkat aja cuma gara-gara satu kali ajakan. Iya aku lemah banget kalo urusan diajakin main serba murah. Salah satu temen kuliah lagi pengen naik ke bukit prau, bukit atau gunung gue ngga paham. Tempat yang lagi ngehits gitu di daerah Dieng setelah Sikunir. Dichat diajakin buat nemenin, langsung mau aja tanpa pikir panjang. Pas tanya sama sapa aja, ternyata cuma sama dia doang. Jadilah perjalanan dua wanita mengendarai motor dari Purwokerto menuju Dieng. Udah mirip kaya dua cewe korban patah hati yang lagi nyari pelarian. Karena naik gunung itu peralatannya banyak, dan modalnyaku cuma modal jaket gunung sama nekat, alhasil lainnya minjem deh. Karena dia yang ngajakin, dia juga yang bantuin minjemin peralatan, udah kaya bawa bayi yah mau terima beresnya doang?, ya begitulah untungnya dia rela. Rencananya kita sampe Wonosobo ...

Kampungku - part 2 (Terlalu Indah Mengenang Masa Kecil)

Aku hidup di masa kecil di tahun 90an, hidup di desa kecil di tahun segitu pasti mainan masa kecil akan sangat bervariatif. Bahkan untuk bermain kadang ada musimnya. Saat musim layangan, hampir semua anak-anak di desaku bermain layang-layang. Tidak terkecuali aku yang perempuan, selalu ingin ikut-ikutan mainan anak laki-laki. Alhasil kulitku jadi gelap karena hobi panas-panasan sepulang sekolah. Aku memang tidak bersekolah di desaku, aku disekolahkan di sekolah kecamatan. Enaklah jadi punya banyak teman, teman di sekolah akan berbeda dengan teman main kalau sudah dirumah. Ngga cuma main layang-layang saat musim kemarau. Saat musim panen sudah usai kadang areal persawahan yang kering disulap jadi lapangan sepakbola oleh anak laki-laki. Untuk menghindari efek cedera akibat tanah sawah yang kering dan terbelah-belah maka ditutupi dengan jerami kering, jadi kalau sakit enak lah empuk pastinya. Selain jerami digunakan untuk menutupi tanah yang berongga saat bermain bola, kita juga ser...