Ini kisah seorang
sahabat, sahabat yang selalu berjuang atas nama cinta (katanya). Cinta, suatu
kata yang tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata namun dapat dirasakan
keberadaannya, itu kata orang-orang yang sedang terjebak dalam suatu zona yang
disebut cinta oleh orang-orang kebanyakan. Sahabatku menyebut perasaan yang sedang dia alami
adalah jatuh cinta, padahal lebih tetapnya itu adalah deg-degan karena grogi
berhadapan dengan sesosok pria tampan, sehingga sulit untuk berkata-kata. ya,
terserah dia ingin mengatasnamakn apa perasaan itu, tapi yang pasti tiap hari
hampir tidak pernah lepas dari topik pembicaraan mengenai sosok tersebut.
Sahabatku ini dengan sigap mendeskripsikan
sosok itu mulai dari fisik dari bawah ke atas, hobinya, apa yang dia suka dan
apa yang tidak dia suka,semua ativitas kesehariannya, semua dengan lengkap
diberitahukan tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Apakah hingga mencapai
sebegitunya orang yang masuk dalam zona cinta akan mencari tahu semua tentang
pasangannya ? . Kalau memang iya, aku akui itu memang luar biasa, berubah
menjadi seorang mata-mata dan detektif untuk secara diam-diam mencari tahu.
Bercerita keseruan yang
terjadi di setiap kesempatan saat sahabatku itu berpapasan atau sekedar melihat
dari kejauhan sosok laki-laki tampan itu. Itu menjadi lanjutan perubahan yang terjadi setelah
memasuki zona cinta. Dan apakah
yang selanjutnya terjadi saat kau sudah berada di zona itu lalu matamu
tiba-tiba menjadi buta? Buta melihat suatu keindahan yang sesungguhnya, buta
untuk melihat secara nalar, dan semua orang yang memasuki zona itu akan menjadi
orang yang terhipnotis hingga terkadang menjadi sosok yang bukan diri dia
sendiri. Menakutkankah? Mau coba? . Inilah satu-satunya zona yang mengerikan
tapi semua orang senang untuk masuk didalamnya. Try it.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar