story

Jumat, 12 September 2014

Sedikit Cerita di Akhir pekan, Di akhir Agustus bersama Dieng Culture Festival

4 orang cewe, naik motor, modal nekat, dari Purwokerto ke Dieng, Gokill...

Untungnya punya kenalan di dieng, jadi bisa ada tempat buat ngaso bentar...

Ngecamp di Dieng Culture Festival (Area Komplek Candi Arjuna)

Matahari paginya Dieng tetep aja ademm...

Camping Zone DCF-5, udah kaya camping anak pramuka, hahaha....

Ini aslinya kabut campur es loh, seruuu.....

persiapan acara ruwatan anak rambut gimbal...

Cuma bisa mengamati dari jauh, ngga beli tiket bro, hahaha....

Jazz Diatas Awannya gokill.... Jazzy abis..hahah...

Kembang apinya juga ngga kalah gokilnya....

Kapan lagi coba liat yang beginian, live dan gratis, hahah....

Pesta lampion, bikin malamnya Dieng yang suoer dingin jadi indah...




Kamis, 04 September 2014

22082014

Terkesan dengan sebuah obrolan disebuah talkshow acara TV bahwa kita tidak pernah tau apakah orang yang kita sapa dengan candaan kita sedang mengalami depresi atau tidak atau sedang dalam kondisi terpuruk atau tidak kita tidak pernah tau. Mencoba membiasakan untuk mengawali menanyakan kabar baik, tetapi terkadang sekarang seperti sudah menjadi kebiasaan sapaan candaan menjadi sebuah tingkat keakraban.
“hey, kok lu gemukan sih”,”hey, gimana?udah lulus belom? Betah banget dikampusnya.” Pertanyaan yang sering diajukan diawal sapaan ini terdengar ringan untuk si penanya, tapi jika yang ditanya sedang mengalami sensitive berat justru bisa jadi pertanyaan tersebut menjadi menaikkan tingkat depresi dari sebelumnya.
Alangkah baiknya semua dimulai dengan menanyakan kabar baik, sehingga kita tidak menyakiti orang yang kita sapa.
“kesepian itu tidak selalu terjadi disaat sedang sendiri. Kesepian itu adalah disaat banyak orang disekitar, namun tidak ada yang bisa mengerti.”

22082014

Menulis, apalagi menulis dengan tanganmu, penamu, dan diatas bukumu, tentunya akan menjadi suatu harta yang berharga buat kamu dan satu lagi tulisan kamu adalah hasil pikiranmu dari apa yang kamu lihat, dengar, dan rasakan.
Alam yang indah sekalipun bisa kamu abadikan dengan tulisanmu, justru itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Terserah apa yang sedang kamu bayangkan, bebaskan saja ditulisanmu. Walaupun terkadang menulis itu butuh suatu yang biasa orang menyebutnya dengan “mood”, mungkin memang benar bahwa tulisanmu akan merefleksikan bagaimana kamu sekarang saat menulis hal tersebut. Bahkan aku sendiri belum mengetahui seberapa besarnya tulisanmu mampu melegakan suasana hatimu.
Pada nantinyapun aku sempat berpikir bahwa soulmate yang bisa terlihat oleh kita itu adalah notebook dan pena. Kita sebagai perantara yang menyatukan mereka. Seberapa sering kita menulis, seberapa sering itu pula kita mempertemukan sepasang soulmate.

15082014 – Purwokerto

Ini bukan sekedar tugas dan ini bukan sekedar mata kuliah beberapa sks. Ini sebuah pembuktian terakhirmu, bukti otentik kalau kamu memang layak disebut sebagai sarjana. Sebentar lagi kelak satu tahun tepat tugas ini sukses menahanku “stay” ditempat ini. Tidak ada backpacking, tidak pula bepergian kemanapun, dengan judul tanggung jawab sebenarnya tugas ini terbilang biasa saja sih tetapi preasure yang tinggi justru membuat kita tidak segera menyelesaikannya (Kalo yang ini sedikit beralibi).
Tapi pernah bayangin ngga sih justru yang ada di otak gue adalah seberapa cepat loe bisa lepas dari tugas ini, seperti itulah cepatnya kau akan berangkat berpetualang. Diotakpun sudah membayangkan rajin mengumpulkan cuti untuk hanya sekedar berlibur. Ya setidaknya jadikan itu salah satu motivasi selain motivasi keluarga tentunya yang ngga akan pernah bisa terganti sama apapun.

*Ditulis saat sore cerahnya.

19082014

Purwokerto sore hari…..
            Masih setia untuk ada ditempat yang sama. Belum ingin beranjak karena disini sepertinya ada perlindungan sementaramu untuk bersembunyi dari segala permasalahan walau hanya sejenak.

            Kehidupan dengan mengisi hari-hari yang menurut kebanyakan orang bukan sebagai sesuatu yang cukup bermanfaat. Betah untuk duduk lama hanya dengan focus pada satu titik (laptop), hanya sekedar bersosial media, membuka berita ringan, ataupun melihat tayangan yang belum sempat kita saksikan. Tentunya terlihat sangat membosankan ditambah lagi bahwa kamu terlihat seperti orang yang santai disaat masih mempunyai tanggungan yang besar. Tetapi lihatlah aku sedang berusaha mengubah sesuatu sedikit menjadi lebih ringan bagiku. Memberikan sedikit kelegaan disetiap pojok kelelahan ini. Penyemangat terbaik untukmu adalah diri kamu sendiri.

Jumat, 15 Agustus 2014

Keindahan Pantai Menganti Dengan Kealamiannya

Jika kita bepergian dari Jakarta menuju Jogja melewati jalur selatan, maka akan melewati sebuah kabupaten tidak jauh dari Yogyakarta. Kabupaten Kebumen merupakan kabupaten yang mempunyai batas daerah dengan samudra hindia karena memang letaknya berada di bagian selatan pulau Jawa. Tidak asing lagi daerah yang berada di daerah yang berbatasan dengan samudra hindia terntu memiliki banyak pantai yang sangat diandalkan dalam pariwisata. Kebumen memang memiliki oyek wisata pantai yang cukup terkenal, terkenal karena ombaknya yang besar dengan pemandangan laut lepas yang indah. Belum lama ini ada pantai di bagian Kebumen yang sedang menjadi primadona karena pemandangan pantainya yang luar biasa indahnya. Pantai Menganti merupakan pantai yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan dan mengundang banyak wisatawan luar daerah untuk datang berkunjung.


Kesempatan untuk mengunjungi pantai ini saya gunakan bersama-sama teman saya untuk pergi kesana dan membuktikan omongan orang-orang. Pantai Menganti berada di Kecamatan Ayah, arah selatan dari Gombong. Untuk menuju kesana lebih mudah menggunakan kendaraan pribadi, saya bersama teman-teman memutuskan untuk pergi berangkat menggunakan motor karena menurut perkiraan jalan menuju pantai tersebut berupa pegunungan dengan jalan berkelok-kelok dan menanjak. Perjalanan saya dan teman-teman dimulai dari arah Purwokerto pagi sekitar jam 8 pagi. Perjalanan Purwokerto menuju daerah Kebumen kurang lebih satu setegah jam dan untuk menuju ke pantai dari Gombong kurang lebih 45 menit. Kita memang akan menuju pantai, tapi ini memang pantai yang beda yang dtemui bukan jalanan landai layaknya menuju pantai tetapi melewati daerah pegunungan batu gamping di kanan kiri jalan dan jalan berkelok-kelok serta naik turun yang membuat kita harus pintar dalam mengemudikan motor kita.
            Perjalanan sampai di pintu gerbang masuk daerah Pantai Menganti kita akan ditarik biaya masuk sekitar Rp 3000,00/orang. Setelah itu perjalanan menuju pantai seperti sedang menuruni bukit, jadi harus berhati-hati disarankan untuk membawa kendaraan dengan rem yang cakram karena turunannya lumayan tajam. Sampai di pantai kita akan langsung disuguhi pemandangan laut lepas yang indah dengan pasir putih yang bersih dan karang-karang besar dan kecil yang menambah keeksotisan Pantai Menganti. Dipinggir pantai juga terdapat beberapa perahu nelayan yang bersandar yang biasanya digunakan para nelayan untuk mencari ikan. Diujung pantai sisi timur ada perbukitan kecil, kita bisa menaikinya untuk melihat pemandangan laut lepas dari atas bukit. Kurang lebih 500 meter kita akan disampai di puncak bukit, dan di puncak bukit tersebut terdapat mercusuar tua yang seperti sudah tidak digunakan lagi sehingga hanya menjadi bengunan tua tetapi justru itu yang menambah keunikan yang ada di Pantai Menganti.
Tebing bukit dihiasi dengan karang-karang besar yang terus-menerus dihantam ombak laut tetapi tetap gagah bertahan. Karena disisi timur pnatai karang-karang pantainya lumayan besar sehingga untuk bermain ombak agak kesusahan, kita harus berjalan ke sisi sebelah barat pantai yang agak landai dan disana kita bisa bermain dengan ombak dan pasir putih dengan batu karang kecil-kecilnya. Deretan pepohonan kelapa yang menjulang tinggi semakin membuat suasana pantai semakin sejuk tetapi tetap harus diwaspadai jangan berenang di pantai karena memang tipe ombak di pantai selatan tergolong besar dan jenis pantai menganti yang dasarnya batu karang membuat tingkat kewaspadaan dalam bermain air dilaut perlu diperhatikan.
Untuk anda yang lupa membawa bekal semaktu berkunjung ke Pantai Menganti tenang tidak perlu khawatir, karena di daerah tengah tepatnya ketika memasuki area pantai dan tempat parkir, berjejer warung-warung makanan yang menyediakan berbagai makanan dan minuman mulai dari mi rebus, mendoan, dan juga minuman ringan dengan harga yang terjangkau untuk ukuran di tempat pariwisata. Untuk keamanan juga disediakan posko keamanan yang memantau keadaan pantai dan memberikan peringatan kepada pengunjung jika keadaan ombak sedang  tinggi. Fasilitas di pantai ini mungkin belum begitu lengkap dikarenakan memang pantai ini masih dijaga kealamiannya sehingga untuk penginapan sekitar pantai belum tersedia.
Untuk kalian yang ingin merasakan sensasinya perjalanan yang menantang dengan pemandangan sisi kanan kiri tebing yang menakjubkan, berkunjung ke Pantai Menganti menjadi salah satu pilihan liburan anda bersama teman dan keluarga. Kebumen memang memiliki wisata pantai dan gua yang sangat sayang untuk dilewati dan tiap pantai di Kebumen mempunyai ciri khas masing-masing, terutama Pantai Menganti yang mulai tersiar kabar keindahannya ke daerah lain. Jika kalian ingin kesana disarankan sekali untuk menggunakan kendaraan pribadi baik itu motor maupun mobil karena untuk akses kendaraan umum disana sangat sulit didapat dan untuk mencapai Pantai Menganti tidak ada angkutan yang melewati. Untuk kalian yang menyukai keindahan alam pantai yang alami, Pantai Menganti menyajikan pantai yang masih alami, pantai dengan pasir putih yang bersih, karang-karang hitam yang kokoh, deburan ombak yang menambah pantai ini semakin sayang untuk dilewatkan. Menikmati pantai dari atas bukit akan menjadikan pengalaman yang luar biasa karena kita bisa melihat sekeliling dan lautan lepas Samudara Hindia dengan air laut yang biru jernih terlihat berpadu dengan pohon-pohon kelapa yang terus memberikan kesejukannya. Melihat sisi lain keindahan pantai tidak hanya saat kita bermain ombak tetapi juga dari kejauhan dan merasakan betapa luar biasa ciptaan Tuhan dengan perpaduan, lautan dan tebing karang yang indah. Jika melewati daerah Kebumen sempatkan waktu untuk mengunjungi pantai dengan penuh keeksotisan ini, tidak perlu pergi ke Bali cukup pergi ke Kebumen lalu menuju Pantai Menganti jika ingin melihat keindahan pantai yang luar biasa.
Jalan-jalan dengan motor tentunya sangat muda sekali terkena masuk angin, supaya perjalanan kalian menyenangkan bawalah Liang The Cap Panda (https://www.facebook.com/pages/LIANG-TEH-CAP-PANDA/111417062230706) kemanapun kalian pergi terutama saat liburan naik motor. Hal lain juga angin pantai memang terkadang sejuk, tapi jika terlalu lama, badan menjadi agak sedikit tidak enak terlebih lagi jika kita akan menghabiskan waktu dengan bermain air laut, persediaan dengan membawa Liang The Cap Panda memang sudah sangat cocok sekali karena sangat praktis untuk dibawa para traveler seperti kalian semua.

Untuk kalian yang menyukai keindahan alam pantai yang alami, Pantai Menganti menyajikan pantai yang masih alami, pantai dengan pasir putih yang bersih, karang-karang hitam yang kokoh, deburan ombak yang menambah pantai ini semakin sayang untuk dilewatkan. Menikmati pantai dari atas bukit akan menjadikan pengalaman yang luar biasa karena kita bisa melihat sekeliling dan lautan lepas Samudara Hindia dengan air laut yang biru jernih terlihat berpadu dengan pohon-pohon kelapa yang terus memberikan kesejukannya. Melihat sisi lain keindahan pantai tidak hanya saat kita bermain ombak tetapi juga dari kejauhan dan merasakan betapa luar biasa ciptaan Tuhan dengan perpaduan, lautan dan tebing karang yang indah. Jika melewati daerah Kebumen sempatkan waktu untuk mengunjungi pantai dengan penuh keeksotisan ini, tidak perlu pergi ke Bali cukup pergi ke Kebumen lalu menuju Pantai Menganti jika ingin melihat keindahan pantai yang luar biasa.

keyword: Liang teh Cap Panda, Jalan-Jalan, Pantai