story

Kamis, 04 September 2014

22082014

Terkesan dengan sebuah obrolan disebuah talkshow acara TV bahwa kita tidak pernah tau apakah orang yang kita sapa dengan candaan kita sedang mengalami depresi atau tidak atau sedang dalam kondisi terpuruk atau tidak kita tidak pernah tau. Mencoba membiasakan untuk mengawali menanyakan kabar baik, tetapi terkadang sekarang seperti sudah menjadi kebiasaan sapaan candaan menjadi sebuah tingkat keakraban.
“hey, kok lu gemukan sih”,”hey, gimana?udah lulus belom? Betah banget dikampusnya.” Pertanyaan yang sering diajukan diawal sapaan ini terdengar ringan untuk si penanya, tapi jika yang ditanya sedang mengalami sensitive berat justru bisa jadi pertanyaan tersebut menjadi menaikkan tingkat depresi dari sebelumnya.
Alangkah baiknya semua dimulai dengan menanyakan kabar baik, sehingga kita tidak menyakiti orang yang kita sapa.
“kesepian itu tidak selalu terjadi disaat sedang sendiri. Kesepian itu adalah disaat banyak orang disekitar, namun tidak ada yang bisa mengerti.”

Tidak ada komentar: