Terkesan
dengan sebuah obrolan disebuah talkshow acara TV bahwa kita tidak pernah tau
apakah orang yang kita sapa dengan candaan kita sedang mengalami depresi atau
tidak atau sedang dalam kondisi terpuruk atau tidak kita tidak pernah tau. Mencoba
membiasakan untuk mengawali menanyakan kabar baik, tetapi terkadang sekarang
seperti sudah menjadi kebiasaan sapaan candaan menjadi sebuah tingkat
keakraban.
“hey,
kok lu gemukan sih”,”hey, gimana?udah lulus belom? Betah banget dikampusnya.” Pertanyaan
yang sering diajukan diawal sapaan ini terdengar ringan untuk si penanya, tapi
jika yang ditanya sedang mengalami sensitive berat justru bisa jadi pertanyaan
tersebut menjadi menaikkan tingkat depresi dari sebelumnya.
Alangkah
baiknya semua dimulai dengan menanyakan kabar baik, sehingga kita tidak
menyakiti orang yang kita sapa.
“kesepian
itu tidak selalu terjadi disaat sedang sendiri. Kesepian itu adalah disaat
banyak orang disekitar, namun tidak ada yang bisa mengerti.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar