story

Jumat, 29 Juli 2016

Publik butuh edukasi yang tepat

Kalau hari ini dirimu merasa kacau dan kesal, apa yang harus kau lakukan?. Berlari sekencang-kencangnya atau berteriak sekeras-kerasnya?.

Saat dalam suatu sistem layanan publik ada yang salah, kau akan diam seakan tidak tahu padahal kau ada didalamnya atau bertindak sebaliknya. Banyak penyimpangan yang terjadi dalam suatu sistem yang jelas-jelas kamu lihat.

Main amankah?, sepertinya memang begitu.

Bekerja sesuai jobdesk tanpa peduli ada suatu yang salah disekitarmu.

Kembali lagi, bekerja memang seharusnya pakai hati. Tidak ada keinginan untuk memperbaiki sistem yang ada, tidak mau memberikan perubahan yang positif. Bekerja seperti robot.

Sistem yang terlalu rumit dalam sebuah layanan publik menjadikan ‘penyimpangan’ publik lebih sering terjadi karena masyarakat tidak ingin dibuat rumit. Pilihannya adalah merubah sistem yang ada atau memaksa publik mengikuti sistem yang ada. Jika sudah diketahui bahwa dengan sistem tersebut lebih banyak terjadi kekeliruan yang tidak bisa diterima masyarakat, apa salahnya merubah sistem untuk meminimalisir hal itu?.

Hal lainnya adalah memberikan edukasi kepada publik jauh lebih penting, perbaiki dulu mental untuk berubah mengikuti aturan yang berlaku. Permudah untuk mengakses aturan tersebut, yang penting publik mau berperan mengikuti aturan yang ada. Bukan sistem yang meyusahkan dan justru membuat publik enggan mengikuti.


Sistem yang sederhana, dapat diterima publik dengan baik dirasa jauh lebih penting untuk mengedukasi publik untuk membangun mental bangsa yang lebih baik lagi.

Tidak ada komentar: