Langsung ke konten utama

Mimpi, Persahabatan, dan Mahameru


Topik yang sedang heboh kali ini apalagi kalo bukan film 5cm. Untuk pertama kalinya nonton dihari pertama tayang rasanya itu.... ngga bisa diungkapin deh *ini sedikit terlalu berlebihan. Yap, euforia film ini memang tinggi sekali, hingga hari ini pun bioskop dikotaku masih membuka 2 studio sekaligus untuk film ini karena kuotanya yang selalu full.
Film ini adaptasi dari novel yang punya judul sama, novelnya sudah aku baca sekitar 4 tahun yang lau, tapi baru keluar filmnya sekarang. Menceritakan tentang mimpi dan persahabatan yang dikemas dalam keindahan Mahameru. Visualisasi tentang gunung Mahameru luar biasa keren, dari mulai eksotisnya Ranu Kumbolo, kesunyian laut mati hingga keindahan puncak Mahameru semuanya tergambarkan dalam film itu. Tapi untuk urusan mimpi, sangat disayangkan aku belum merasakan cerita itu masuk ke alam bawah sadar aku. Mimpi para sahabat itu tidak bisa memasuki pikiranku untuk terus mengingatnya, dengan membaca novelnya aku bisa merasakan setiap mimpi yang ingin ditunjukkan di buku itu. Stop, jangan pernah membandingkan novel dengan film, jelas keduanya punya kelebihannya masing-masing. Pada intinya film ini menjadi rekomendasi film yang patut dan layak untuk ditonton, tidak dengan pacar, akan lebih dapet saat kamu menontonnya bareng sahabat kalian, sahabat seperjuangan, memperjuangkan mimpi.


Sisca_yohanna, semoga juga bisa sampai pada puncak itu.
film 5 cm

Mahameru....3676mdpl

eksotimsme Ranu Kumbolo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menganti : bukit, pasir putih, karang, tebing, perpaduan yang sempurna

di atas bukit pantai, sesi 1 foto2. semangat buat terbang lagi-lagi eksis pengen terbang tapi keberatan beban, hahaha trio apa ini? yang jelas cakep :D Girlband terbaru tebingnya oke banget lagi-lagi mencoba terbang gaya sok unyu, emang kita unyu sie :p ada penampakan di belakang trio dugong niee #katanya eksis teruss

Kesampean Juga ke Bukit Prau....

Ngga inget tepatnya kapan, ini cerita udah lama banget, tapi kayanya ini jadi salah satu jalan-jalan yang random banget, ngga ada rencana, tiba-tiba berangkat aja cuma gara-gara satu kali ajakan. Iya aku lemah banget kalo urusan diajakin main serba murah. Salah satu temen kuliah lagi pengen naik ke bukit prau, bukit atau gunung gue ngga paham. Tempat yang lagi ngehits gitu di daerah Dieng setelah Sikunir. Dichat diajakin buat nemenin, langsung mau aja tanpa pikir panjang. Pas tanya sama sapa aja, ternyata cuma sama dia doang. Jadilah perjalanan dua wanita mengendarai motor dari Purwokerto menuju Dieng. Udah mirip kaya dua cewe korban patah hati yang lagi nyari pelarian. Karena naik gunung itu peralatannya banyak, dan modalnyaku cuma modal jaket gunung sama nekat, alhasil lainnya minjem deh. Karena dia yang ngajakin, dia juga yang bantuin minjemin peralatan, udah kaya bawa bayi yah mau terima beresnya doang?, ya begitulah untungnya dia rela. Rencananya kita sampe Wonosobo ...

Kampungku - part 2 (Terlalu Indah Mengenang Masa Kecil)

Aku hidup di masa kecil di tahun 90an, hidup di desa kecil di tahun segitu pasti mainan masa kecil akan sangat bervariatif. Bahkan untuk bermain kadang ada musimnya. Saat musim layangan, hampir semua anak-anak di desaku bermain layang-layang. Tidak terkecuali aku yang perempuan, selalu ingin ikut-ikutan mainan anak laki-laki. Alhasil kulitku jadi gelap karena hobi panas-panasan sepulang sekolah. Aku memang tidak bersekolah di desaku, aku disekolahkan di sekolah kecamatan. Enaklah jadi punya banyak teman, teman di sekolah akan berbeda dengan teman main kalau sudah dirumah. Ngga cuma main layang-layang saat musim kemarau. Saat musim panen sudah usai kadang areal persawahan yang kering disulap jadi lapangan sepakbola oleh anak laki-laki. Untuk menghindari efek cedera akibat tanah sawah yang kering dan terbelah-belah maka ditutupi dengan jerami kering, jadi kalau sakit enak lah empuk pastinya. Selain jerami digunakan untuk menutupi tanah yang berongga saat bermain bola, kita juga ser...