Langsung ke konten utama

Postingan

Dieng Culture Festival: Campuran Antara Budaya, Musik Jazz, dan Lampion

Tiap daerah kini sedang gencar-gencarnya melakukan promosi tempat wisata besar-besaran untuk menarik minat wisatawan. Karena kita tahu bahwa wisatawan merupakan salah satu sumber devisa terbesar pemasukan sumber pembangunan daerah bila dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Tidak hanya mengunggulkan banyaknya tempat wisata tapi juga menampilkan beragamnya festial kesenian yang terdapat di setiap daerah guna menonjolkan ciri khas kesenian masing-masing daerah. Menelusuri tempat dataran tinggi yang ada di Jawa Tengah, pandangan kita tertuju pada salah satu dataran tinggi yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, yaitu Dataran Tinggi Dieng. Daerah yang terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo memiliki begitu banyak tempat wisata alam yang mengagumkan. Saat samapi disini tentunya kita akan langsung disuguhkan dengan udara dingin khas Dieng dan Aroma belerang yang cukup kuat. Di Dieng ini terkenal memiliki beberapa kawah seperti kawah Candradim...

Kunjungan ke Pantai Karang Agung Kebumen Supaya Terlihat Sedikit Kekinian

keliatannya sih udah deket, udah keliatan air lautnya gitu, tapi nyatanya? Ya dan semamkin dekat menuju pantai Jadi ini cuma lebih karena penasaran sama apa yang udah dibilang sama anak gaul Kebumen yang sering exploring Kebumen katanya. Semenjak banyak program travelling di tipi, sekarang jadi banyak tempat-tempat didaerah yang dulu ngga pernah didatengin sekarang mendadak menjadi temapt ngehits gitu. Oke pembahasan ini sedikit alay, tapi kalo dilihat memang deretan pantai selatan mana sih yang jelek? kayanya emang ngga pernah ada, semuanya layak buat dicap jadi tempat indah. Makanya Nyi Roror Kidul bedath disana, oke skip yang ini sedikit horor. Dengan wilayah pantai yang langsung berbatasan dengan Samudra Hindia bikin pantai di pesisir Selatan punya ombak yang gede. Jadi pada intinya karena Pantai Karang Agung di Kebumen ini adanya di pantai selatan jadinya ini masuk kategori pantai yang Indah dengan ombak besar. Oke kesimpulan yang aneh. Buat dateng kesini butuh usaha...

Kapan?... Masih Dalam Bentuk Konsep, Tunggu Saja...

Sudah mulai mengakhawatirkan masa lajangmu sekarang? Umur 24 tahun sepertinya sudah memulainya untuk kalian para wanita. Belum masuk tahap menghawatirkan sekali memang tapi apa jadinya kalo teman-temanmu sudah mulai saling berkirim undangan pernikahan?. Okeh, memang rasanya sedikit aneh saat kemarin rasanya baru sibuk memikirkan bagaimana cara terbaik untuk mengahbiskan waktu bermain dan sekarang pembahasannya sudah beralih mengenai pernikahan. Hah, layaknya seorang wanita dewasa saja walaupun pada kenyataannya memang usia ini sudah tidak bisa disebut remaja lagi walau rasanya enggan sekali untuk megakuinya. Masih sibuk main sana sini tapi teman-temanmu sudah sibuk dengan konsep pernikahannya. Ada yang salah dengan dirimukah?. Sepertinya memang ini semua terasa aneh sekarang kalau tidak sedikit memikirkannya. Konsep berpacaran yang baik untuk menuju jenjang itu saja rasanya belum bisa diartikan dengan baik. Entah ini dinamakan konsep apa saat seorang wanita hanya ingin berfokus dengan...

Ini bukan keluhan

Iri dengan orang yang selalu melewati jalan lurus dan mulus?. Tidak perlu bertemu dengan lubang sehingga perjalanannya tidak terganggu, tidak pelu kebingungan mengatur rem dan gas saat ada ditikungan tajam, tidak perlu ketakutan saat menuruni turunan terjal. Jalanan lurus dan mulus bisa dengan mudah mengendarainya. Bisa dengan stabil mengatur kecepatan tanpa kuatir bertemu dengan lubang jalanan, tikungan tajam ataupun turunan dan tanjakan terjal. Tapi jalanan yang lurus dan mulus tentunya akan membuat kita merasa bosan selama perjalanan karena tidak akan menemui tantangan dan akan sangat mudah menurunkan konsentrasi dalam berkendara dan justru karena kenyamanan tersebut terkadang kecelakaan malah sering terjadi. Sama kaya idup yang ngga bisa kita pilih akan dapat jalanan yang banyak masalah, resiko dan tantangan hidup atau jalanan yang lurus dan mulus layaknya orang yang selalu dapat banyak keberuntungan didalamnya. Manusia memang tidak bisa menentukan jalanan apa yang bisa dilew...

Sedikit Cerita di Akhir pekan, Di akhir Agustus bersama Dieng Culture Festival

4 orang cewe, naik motor, modal nekat, dari Purwokerto ke Dieng, Gokill... Untungnya punya kenalan di dieng, jadi bisa ada tempat buat ngaso bentar... Ngecamp di Dieng Culture Festival (Area Komplek Candi Arjuna) Matahari paginya Dieng tetep aja ademm... Camping Zone DCF-5, udah kaya camping anak pramuka, hahaha.... Ini aslinya kabut campur es loh, seruuu..... persiapan acara ruwatan anak rambut gimbal... Cuma bisa mengamati dari jauh, ngga beli tiket bro, hahaha.... Jazz Diatas Awannya gokill.... Jazzy abis..hahah... Kembang apinya juga ngga kalah gokilnya.... Kapan lagi coba liat yang beginian, live dan gratis, hahah.... Pesta lampion, bikin malamnya Dieng yang suoer dingin jadi indah...

22082014

Terkesan dengan sebuah obrolan disebuah talkshow acara TV bahwa kita tidak pernah tau apakah orang yang kita sapa dengan candaan kita sedang mengalami depresi atau tidak atau sedang dalam kondisi terpuruk atau tidak kita tidak pernah tau. Mencoba membiasakan untuk mengawali menanyakan kabar baik, tetapi terkadang sekarang seperti sudah menjadi kebiasaan sapaan candaan menjadi sebuah tingkat keakraban. “hey, kok lu gemukan sih”,”hey, gimana?udah lulus belom? Betah banget dikampusnya.” Pertanyaan yang sering diajukan diawal sapaan ini terdengar ringan untuk si penanya, tapi jika yang ditanya sedang mengalami sensitive berat justru bisa jadi pertanyaan tersebut menjadi menaikkan tingkat depresi dari sebelumnya. Alangkah baiknya semua dimulai dengan menanyakan kabar baik, sehingga kita tidak menyakiti orang yang kita sapa. “kesepian itu tidak selalu terjadi disaat sedang sendiri. Kesepian itu adalah disaat banyak orang disekitar, namun tidak ada yang bisa mengerti.”

22082014

Menulis, apalagi menulis dengan tanganmu, penamu, dan diatas bukumu, tentunya akan menjadi suatu harta yang berharga buat kamu dan satu lagi tulisan kamu adalah hasil pikiranmu dari apa yang kamu lihat, dengar, dan rasakan. Alam yang indah sekalipun bisa kamu abadikan dengan tulisanmu, justru itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Terserah apa yang sedang kamu bayangkan, bebaskan saja ditulisanmu. Walaupun terkadang menulis itu butuh suatu yang biasa orang menyebutnya dengan “mood”, mungkin memang benar bahwa tulisanmu akan merefleksikan bagaimana kamu sekarang saat menulis hal tersebut. Bahkan aku sendiri belum mengetahui seberapa besarnya tulisanmu mampu melegakan suasana hatimu. Pada nantinyapun aku sempat berpikir bahwa soulmate yang bisa terlihat oleh kita itu adalah notebook dan pena. Kita sebagai perantara yang menyatukan mereka. Seberapa sering kita menulis, seberapa sering itu pula kita mempertemukan sepasang soulmate.

15082014 – Purwokerto

Ini bukan sekedar tugas dan ini bukan sekedar mata kuliah beberapa sks. Ini sebuah pembuktian terakhirmu, bukti otentik kalau kamu memang layak disebut sebagai sarjana. Sebentar lagi kelak satu tahun tepat tugas ini sukses menahanku “stay” ditempat ini. Tidak ada backpacking, tidak pula bepergian kemanapun, dengan judul tanggung jawab sebenarnya tugas ini terbilang biasa saja sih tetapi preasure yang tinggi justru membuat kita tidak segera menyelesaikannya (Kalo yang ini sedikit beralibi). Tapi pernah bayangin ngga sih justru yang ada di otak gue adalah seberapa cepat loe bisa lepas dari tugas ini, seperti itulah cepatnya kau akan berangkat berpetualang. Diotakpun sudah membayangkan rajin mengumpulkan cuti untuk hanya sekedar berlibur. Ya setidaknya jadikan itu salah satu motivasi selain motivasi keluarga tentunya yang ngga akan pernah bisa terganti sama apapun. *Ditulis saat sore cerahnya.

19082014

Purwokerto sore hari…..             Masih setia untuk ada ditempat yang sama. Belum ingin beranjak karena disini sepertinya ada perlindungan sementaramu untuk bersembunyi dari segala permasalahan walau hanya sejenak.             Kehidupan dengan mengisi hari-hari yang menurut kebanyakan orang bukan sebagai sesuatu yang cukup bermanfaat. Betah untuk duduk lama hanya dengan focus pada satu titik (laptop), hanya sekedar bersosial media, membuka berita ringan, ataupun melihat tayangan yang belum sempat kita saksikan. Tentunya terlihat sangat membosankan ditambah lagi bahwa kamu terlihat seperti orang yang santai disaat masih mempunyai tanggungan yang besar. Tetapi lihatlah aku sedang berusaha mengubah sesuatu sedikit menjadi lebih ringan bagiku. Memberikan sedikit kelegaan disetiap pojok kelelahan ini. Penyemangat terbaik untukmu adalah diri kamu sendiri.

Keindahan Pantai Menganti Dengan Kealamiannya

Jika kita bepergian dari Jakarta menuju Jogja melewati jalur selatan, maka akan melewati sebuah kabupaten tidak jauh dari Yogyakarta. Kabupaten Kebumen merupakan kabupaten yang mempunyai batas daerah dengan samudra hindia karena memang letaknya berada di bagian selatan pulau Jawa. Tidak asing lagi daerah yang berada di daerah yang berbatasan dengan samudra hindia terntu memiliki banyak pantai yang sangat diandalkan dalam pariwisata. Kebumen memang memiliki oyek wisata pantai yang cukup terkenal, terkenal karena ombaknya yang besar dengan pemandangan laut lepas yang indah. Belum lama ini ada pantai di bagian Kebumen yang sedang menjadi primadona karena pemandangan pantainya yang luar biasa indahnya. Pantai Menganti merupakan pantai yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan dan mengundang banyak wisatawan luar daerah untuk datang berkunjung. Kesempatan untuk mengunjungi pantai ini saya gunakan bersama-sama teman saya untuk pergi kesana dan membuktikan omongan orang-orang. Pantai Me...

jaman kecilnya gue vs jaman kecil bocah sekarang

Kapan sie terkahir kali lu main layangan?. Sore tadi gue baru aja main layangan bareng bocahan. Selese ujian, buat ngilangin stress gara2 soal ujian yang bikin naik darah kita ber-cooling down ria dengan main layangan. Sorenya cerah ditambah anginnya yang pas, cocok banget dah buat main layangan. Mahasiswa pertengahan tahun, mainan layangan di depan kontrakan sendiri, emang menjadi bagian hal yang agak aneh tapi itu jadi menyengangkan. Setidaknya kita sejenak terbang kemasa dimana kita masih berlarian di sawah, di lapangan, atau dimanapun buat mainan layangan. Sebenernya selain kesenangan itu, gue jadi mikir saat kita kesulitan nyari lawan buat adu main layangan. Dimana anak-anak kecil daerah komplek di deket kontrakan? Emang ga ada yang doyan main layangan apa?. Miris emang kalo diliat kegiatan anak kecil dijaman sekarang dibandingin kegiatan mainan gue pas waktu kecil dulu. Pas jaman gue kecil, gue masih bisa main keluar bareng temen-temen buat main yang ga mengeluarkan biaya mah...

Desa tertinggi di Pulau Jawa dan depan pintu masuk kompleks candi Arjuna

Acara jalan-jalan ini udah lama tapi baru pengin nunjukin foto2nya sekarang..... dan ini merupakan jalan-jalan kedua gue ke Dieng tapi dengan formasi yang berbeda. ongkosnya murah karena kita ga masuk ke obyek wisata di daerah Dieng, karena kita emang iat jalan-jalan doang. Alhasil selain seneng yang didapet, sakit juga didapet gara-gara selalu kepentok ujan kalo balik dario Dieng. selamat datang di dieng plateau nyampe di pintu gerbang desa tertinggi di Pulau Jawa---->Desa Sembungan Welcome to Sikunir (kawasan Desa Sembungan) bareng cindut, backgroundnya danau tuh sebenernya tapi ketutup kabut oke narsis di danau Sikunir berenti di pinggir jalan karena viewnya bagus depan pintu masuk juga ada candi jadi ngapain cari yang berbayar, hehehe yang penting bisa narsis walau gratis. (Parkir depan pintu masuk candi Arjuna)

Welcome to UTS......

Ga usah kaget denger kata UTS, udah semester 6 mah udah bukan barang langka lagi UTS itu apa. Yang jadi bahan pertanyaan itu, tiap kali kamu UTS, udah siap belum?. Masih pada sibuk nyari materi lah, sibuk nyelesein tugas lah. Semua itu pasti bakal selalu keulang tiap kali pada mau UTS. Perasaan udah mau pada lulus, masih kaga pada nyadar aja kalo udah bukan saatnya kita sebenernya kaya gitu. Males, motivasi terbesar buat ga menyentuh materi dan tugas itu adalah males. Entah jenis hormon apa males itu yang ngebuat kita itu jadi kaya enggan melakukan semua aktifitas yang padahal udah jadi suatu keharusan. Tapi justru ritual semacam ini yang bakal jadi ciri khas menjelang UTS/UAS  yang bakal jadi kenangan terindah, hahaha *mungkin. Bayangin aja kita harus klimpungan nanya jadwal ujian pas semalem sebelum hari ujian, tau sibuk ngopi handut materi yang tebelnya kalo dimpulin udah bisa bikin gunung ujung-ujungnya cuma buat bantalan tidur doang. Usaha yang sangat menjanjikan saat itu ...

Begeraklah Bersama Kawan Muda Yang Lain.

Sebutan “agent of change” sangat akrab di telinga kita saat kita baru masuk menjadi mahasiswa baru. Kita digadang-gadang akan menjadi seorang agen perubahan. Perubahan yang bagaimana yang dimaksudkan?setiap kaum muda pasti punya pandangannya tersendiri. Anak muda dan politik, merupakan suatu yang sebenarnya merupakan barang langka jika digali lebih dalam lagi. Anak muda sekarang akan lebih akrab dengan dunia gadget dan media sosial yang tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan di media sosial ini menjadi sebuah kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan. Tapi apa sebenarnya aktivitas mereka didalam media sosial tersebut? Apakah akan menyentuh tentang pembicaraan politik didalamnya? Sampai sejauh mana sebenarnya anak muda sekarang peka terhadap politik di Indonesia?. Dalam UU semua warga negara mempunyai hak yang sama dalam berpolitik, contoh hal kecil adalah dalam hal berpatisipasi dalam pemilu. Pemilu merupakan langkah awal partipasi kita dalam berpolitik. A...

Menganti : bukit, pasir putih, karang, tebing, perpaduan yang sempurna

di atas bukit pantai, sesi 1 foto2. semangat buat terbang lagi-lagi eksis pengen terbang tapi keberatan beban, hahaha trio apa ini? yang jelas cakep :D Girlband terbaru tebingnya oke banget lagi-lagi mencoba terbang gaya sok unyu, emang kita unyu sie :p ada penampakan di belakang trio dugong niee #katanya eksis teruss

Zona "Cinta", katanya....

Ini kisah seorang sahabat, sahabat yang selalu berjuang atas nama cinta (katanya). Cinta, suatu kata yang tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata namun dapat dirasakan keberadaannya, itu kata orang-orang yang sedang terjebak dalam suatu zona yang disebut cinta oleh orang-orang kebanyakan. S ahabatku menyebut perasaan yang sedang dia alami adalah jatuh cinta, padahal lebih tetapnya itu adalah deg-degan karena grogi berhadapan dengan sesosok pria tampan, sehingga sulit untuk berkata-kata. ya, terserah dia ingin mengatasnamakn apa perasaan itu, tapi yang pasti tiap hari hampir tidak pernah lepas dari topik pembicaraan mengenai sosok tersebut. S ahabatku ini dengan sigap mendeskripsikan sosok itu mulai dari fisik dari bawah ke atas, hobinya, apa yang dia suka dan apa yang tidak dia suka,semua ativitas kesehariannya, semua dengan lengkap diberitahukan tanpa ada yang tersisa sedikitpun. Apakah hingga mencapai sebegitunya orang yang masuk dalam zona cinta akan mencari tahu semua tentan...

rasanya ngulang itu......

Oke, untuk pertama kalinya gue ngulang mata kuliah di semester 6. Untuk ukuran ini gue masuk dalam ketegori mahasiswa pinter kan?. Itu sie udah dari dulu, jadi kalian semua ga usah coba untuk mempermasalahkan dan ga usah dibesar-besarin soal kepinteran gue, hahaha... Yang mau gue ceritain disini adalah gimana rasanya berada di kelas yang isinya mahasiswa unyu-unyu tiba-tiba dimasuki penyusup mahasiswa mateng-mateng. Uw, pasti kalian bakalan jadi pusat perhatian tanpa harus susah-susah jadi Miss Indonesia karena semua mata tertuju padamu. FYI gue ngulang mata kuliah Sistem Sosial Budaya Indonesia di semester 2, menurut gue semester ini adalah semester yang paling pas buat gue ngulang mata kuliah ini. Waktu itu gue dapet nilai C, itu dikarenakan malem pas mau ujian bukannya sibuk belajar malahan sibuk packing barang karena gue harus sesegera mungkin pindah kosan. Kenapa gue pengen buru-buru pindah kosan? Ntar lain kali gue ceritain detailnya gimananya. Jadi pada intinya gue dapet C...